KENAPA, MENGAPA, DAN HARUSKAH?

Oke sekarang lanjutan dari postingan sebelumnya (bagi yang belum baca, coba lihat disini), di postingan sebelumnya saya mengatakan akan membahas beberapa contoh lain dari interaksi manusia dengan grafik semisalkan “blackbox” yang berwarna orange disebut black box bukan orange box (istilah dalam dunia penerbangan), kursor command promp yang berbeda dari kursor GUI, Kenapa penunjuk mouse itu berbentuk “direction graphic” dan masih banyak yang lainnya, oke jadi kali ini akan saya bahasa beberapa point-point tersebut, mengapa, kenapa, dan buat apa sih grafik-grafik itu serta sedikit opini saya terhadap grafik yang bersangkutan pada kasus-kasus tersebut dalam interaksinya dengan manusia,  so check at out 😀

Black Box

Kalau denger kata black box pasti yang ada dipikiran adalah kotak berwarna hitam, secara naluri manusia akan beranggapan bahwa “hitam” adalah warna kelam yang menyimpan misteri, walau pada dasarnya kotak tersebut adalah berwarna orange, warna orange dipilih oleh pihak penerbangan bukan tanpa alasan, mereka mewarnai orange salah satu alasannya adalah agar mudah ditemukan ketika terjatuh, disisi lain, menurut blog kaarsekar warna orange berarti sangat aktif dan energik, namun tidak mencerminkan amarah seperti merah, kondisi ketika blackbox dicari adalah kondisi yang tidak diinginkan, secara emosional, bagi tim pencari blackbox pasti ada rasa takut, kesal, ingin menemukan dan sebagainya, dengan melihat warna orange, mereka setidaknya warna tesebut akan memberikan sedikit energi postif (semangat) dan juga meredakan emosional ketika tim pencari berhasil menemukannya. So apa yang bisa kalian tangkap?

Black Box

Kursor pada Command Promp atau Terminal

Pernah perhatiin kursor di Command Promp atau Terminal? mungkin bagi sebagian orang, mereka tidak mempedulikan hal tersebut, tapi mereka akan kelabakan kalau pembuat kursos untuk command promp atau terminal tersebut tidak mempertimbangkan segi grafik dan interaksinya, coba perhatikan gambar dibawah ini :

Kursos pada terminal Linux

Perhatikan, bentuk kursos tersebut dibuat lebih besar dibandingkan dengan kursos GUI yang hanya satu garis, pemilihan kursor ini tidak hanya iseng belaka, tetapi mempertimbangkan aspek kenyamanan pembacanya, kursor pada terminal akan telihat lebih besar dan memblok 1 buah karakter dengan warna di reverse (pembalikan warna), hal ini dimaksudkan untuk mempermudah user melihat kursos pada bidang kerjanya. Coba bayangkan kalau hanya satu garis, pasti kelabakan deh cari kursornya. So apa yang bisa kalian tangkap?

Penunjuk kursor mouse

Penunjuk atau kursos mouse kita dirancang untuk menyorot atau mengklik sebuah objek yang ada pada desktop, bentuknya bermacam-macam tetapi lazimnya secara default adalah berbentuk direction atau penunjuk, perhatikan gambar dibawah ini agar lebih mudah memahami :

Kursor Mouse

Pemilihan bentuk “direction” memiliki arti “menunjuk” sesuatu, grafik ini dipilih karena direction menunjukan “arah” atau “sign” agar seseorang tidak tersesat (dalam kasus ini agar tidak salah pilih), coba bayangkan kalau kursor kita bentuknya bola atau tanda tanya, pasti akan bingung untuk memilih benda / objek yang akan dipilih kan?

so, what do you thing? apakah menurut kalian sebuah grafik sedikit banyak memiliki peranan penting untuk interaksi dengan manusia? jika saya menjawab, akan saya jawab dengan kata “YA”, grafik sangat mempengaruhi sebuah interaksi manusia dengan lingkungan disekitarnya tidak luput dari interaksi manusia dengan komputer.

Sekian dulu postingan kali ini, semoga bisa dilanjutkan dilain kesempatan

salam hangat,

greenbel

admin satu-satunya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s