STOP!!!! KENAPA HARUS STOP?

STOP!!!!! kalau melihat gambar disamping, pasti kita akan memberhentikan kendaraan kita, ya alasannya karena emang peraturan, tapi kalau dipikir-pikir, disana kan ngak ada tulisan stop nya, buat apa berhenti coba?

Kalau di cerna kembali, kenapa kita langsung ngeh kalau itu marka jalan untuk berhenti? kenapa juga ada perasaan was-was kalau melanggar? ya itulah peranan grafik dengan interkasi manusia, secara langsung ngak langsung, grafik punya pernanan besar dalam kehidupan manusia, sebagai contoh yang telah saya gambarkan tadi, kita pasti ngeh kan kalau itu tanda stop, artinya dilarang melakukan sebuah kegiatan, padahal ngak ada keterangannya atau tulisannya, kenapa juga was-was yah? secara psikologis, merah menandakan “ketegasan” artinya secara ga langsung grafik tersebut memberikan sinyal “HATI-HATI TERHADAP SAYA” dan ditambah sentuhan gambar telapak tangan yang tentu saja mengekspresikan bahwa gambar tersebut berarti “TUNGGU!!” atau “STOP”.

tanya : ini ngomongin apaan sih? kena tilang mas?

haha, ngak kok, kali ini saya lagi mau bahasa tentang peranan grafik dalam interaksi manusia aja, ngak cuma dalam kehidupan sehari-hari seperti contoh diatas loh, tapi banyak juga pengaplikasiannya, sebut saja bagi pengguna “wind*ws”, pasti pernah lah sesekali atau mungkin sering mengalami kasus BSOD (Blue Screen of Death), sebuah tanda pada sistem operasi tersebut yang menunjukan sebuah sistem gagal melakukan pengoprasian.

tanya : lah apa hubungannya dengan interaksinya mas?

Pernah memperhatikan, kenapa disebut BSOD? kenapa juga warnanya itu biru? kenapa ga merah, kuning atau hijau gitu? mereka yang merancang sistem tersebut tidak hanya asal membuat, tapi mereka juga memperhatikan interaksi dengan usernya (dalam hal ini manusia), warna biru secara psikologis membuat seseorang tenang, dalam kondisi BSOD tersebut, user akan merasa panik karena sistem operasi yang digunakan mengalami gangguan, hal ini akan sangat wajar, untuk mengatasi hal tersebut, user harus dibuat tenang terlebih dahulu, solusinya adalah dengan menggunakan warna biru yang menenangkan tersebut, warna biru tersebut secara tidak langsung akan membaut user merasa lebih tenang. Coba kalau seandainya warnanya diganti dan bukan berwarna biru, sebagai contoh warna merah yang menandakan tegas!, bisa-bisa user yang mengalami BSOD makin panik, banting komputer, dibakar, gantung diri lagi. haha 😀

Blue Screen of Death

Banyak banget peranan grafik selain dari contoh-contoh diatas, ada juga alasan kenapa “blackbox” yang berwarna orange disebut black box bukan orange box (istilah dalam dunia penerbangan), kursos command promp yang berbeda dari kursos GUI, Kenapa penunjuk mouse itu berbentuk “direction graphic” dan masih banyak yang lainnya, mungkin beberapa hal lainnya akan saya bahas dalam postingan selanjutnya.

Salam hangat

greenbel

admin satu-satunya

Iklan

Satu pemikiran pada “STOP!!!! KENAPA HARUS STOP?

  1. Ping balik: KENAPA, MENGAPA, DAN HARUSKAH? « Greenbel's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s