BERALIH KE LINUX MINT

Well, salam hangat greenbel! Sebenarnya saya bingung mau nulis tentang apa, ya akhirnya saya putuskan untuk menulis artikel tentang LINUX MINT, sebenarnya sudah sangat lama pingin buat tulisan ini, sayang mood kadang ga mendukung dan hasilnya draf draf yang menggunung. Mumpung lagi bagus moodnya, saya mau kupas tentang LINUX yang satu ini.

Linux Mint (setau saya) saat ini sudah sampai versi 9, Linux yang santer dengan warna hijaunya -maklum, namanya juga mint-. Well yang paling berkesan bagi saya ketika menggunakan Linux Mint adalah “user friendly”

Tanya : “Loh kenapa?”

Mungkin teman-teman bisa coba menggunakan Sistem Operasi GRATISAN ini, dan ketika teman-teman menjajal LINUX MINT ini, teman-teman pasti langsung terbiasa dengan grafis yang menurut saya mirip denga Windows pada umumnya -tentu dengan nuansa hijau mint- hehe.

Oke, saya paparkan sedikit kelebihan dan kekurangan Distro Linux yang satu ini jika dibanding dengan Distro Linux Ubuntu 10.04 Lucid yang sebelumnya saya gunakan tentu.

(note : ini hanya sepengalaman penulis, mohon maaf kalau ada yang salah)

-| Kelebihan |-

  • Lebih ‘user friendly’ dalam hal fisik dan kemudahan berselancar bagi awam Linux -termasuk saya-
  • Adanya kostumisasi dalam masalah penampilan Linux ini dibanding dengan Lucid
  • “Lucu” -yang saya rasakan, coba buka Terminal deh, hehe-
  • Selebihnya ya serasa Linux seger deh… 🙂
  • Instalasi awal sudah termasuk berbagai macam format multimedia -jadi ngak perlu donlot ini itu kalau mau denger musik .mp3 dll atau nonton video berekstensi ‘dewa’, misala mkvb dll

-| Kekurangan |-

  • Keleluasan mengatur ‘panel’ Linux ini dibanding dengan Lucid -di Mint, hanya panel utama-
  • Dukungan aplikasi yang kurang
  • Respon lebih lambat
  • Butuh spesifikasi komputer yang sedikit lebih high dibanding Lucid -saya jajal dengan leptop intel celeron saya yang sama, adil kan 😀

Berikut cuplikan singkat gambar-gambar Linux Mint

Desktop standar Linux Mint -belom diapa-apain-

Yah, sebenarnya kalau mau diulas, mugkin bisa berhari-hari, tapi saya rasa ini cukup kok. Intinya, Linux ini OKE BANGET buat kamu yang mau mendalami Linux sebagai Sistem Operasi, karena berbagai kemudahan multimedia yang ‘user friendly‘ abis.

Ini situsnya : http://linuxmint.com/

Ini link downloadnya : http://www.linuxmint.com/download.php

Baca juga tulisan saya tentang :
Apa itu Linux
Instalasi Linux
Instal Linux via VM Ware
Iklan

13 pemikiran pada “BERALIH KE LINUX MINT

  1. ih lucu ih~~~~~~~
    warna ijo2 gitu
    bikin mata seger xDDDDD
    sayang responny lambat 😦

    • Haha, ia serba hijau-hijau, coba aja
      respon lambat disini kalo dibanding sama Lucid loh
      kalau secara keseluruhan, mantap kok 🙂

  2. udah coba pake mint 😀
    GIMPnya seru juga buat bikin gambar ^^

    • wah iya tuh, sayang disini masih GIMP 1, but powerfull + simple, ^^ dan ngak perlu khawatir coz software opensource alias GRATISan 🙂

  3. saya pengguna sabily yang sebelumnya make mint 7. kalo yang dimaksud Dukungan aplikasi yang kurang adalah aplikasi yang terinstall. saya kira sudah lumayan banyak kalo dibanding induknya si lusi. (ini ikut boss green yang mbandingin sama lusi :-)). untuk Respon lebih lambat, mungkin karena agan ngaktifin efek compiz.

    kalau mau yang lebih lengkap aplikasinya bisa melirik sabily atau bisa pakai ubuntu ultimate. tapi secara menu, untuk promosi bagi pengguna linux “pemula” lebih mengena mint. sebab sabily dan ubuntu ultimate pake panel Gnome

    • sebelumnya thx buat kunjungannya 🙂

      wah, makasih atas masukannya, ini hanya uji coba saya aja
      saya nonaktifkan semua fasilitas grafis untuk kedua2nya
      untuk lucid dan mint! saya bandingin ketika buka sebuah aplikasi dan beberapa aplikasi sekaligus yang rasanya agak lambat di Mint, tapi kesalahan seperti itu bisa aja muncul jadi silahkan di koreksi

      btw saran diterima ^^ buat pemula memang lebih enak pakai mint hehe 🙂

  4. Ping balik: LINUX BACKTRACK!! LETS BEGIN TO HACKING WORLD [1] « Greenbel's Blog

  5. Linuxmint adalah distro favorit saya saat ini saya pake 3 OS Ubuntu, Linuxmint dan in 7. Kalau dibilang dukungan sofware kurang ndak juga karena masih bisa memamfaatkan repo ubuntu karena aslinya toch dari Ubuntu. saya pake mint dari mint 4 sampai mint 10 julia. Mint juga tidak kalah gegas sama ubuntu kok…

    • terima kasih mas atas komentarnya 🙂
      nanti akan saya refisi lagi. Saya belum coba mengeksplore sampai kedalam-dalam maklum ini hanya pendapat orang awam linux

      ^^

  6. aku pemula pake linux…. tampilan visual si “julia” eamng benar2 mempesona mata….namun sayang lemot, terutama waktu play file MP3….waah kayak play CD yg udah parah goresannya

    ini karena eamng sifat si julia emang kyk gitu apa aku yang salah prosedur installny..? ada yg tau?

    • masa sih mas, runing well kok kalau untuk stel mp3 file, mungkin hardwarenya ga suport, coba matiin compiz nya dulu, trus stel lagi, masih sama?

  7. menurut saya , linux mint gak lambat malah terbilang sedang. kalo soal dukungan aplikasi, aplikasinya bisa ngambil dari ubuntu, jadi aplikasinya gak sedikit, memang klo dari bawaannya lagsung kurang banyak, klo smakin banyak yang dibawa malah size iso-nya semakin bengkak.

    • @mas arief : ia mas, bisa di tembak ke repo ubuntu, ini hanya test banding di leptop saya yang di compare sama ubuntu ^^ rentan terjadi kesalahan, nanti coba saya compare lagi 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s