Welcome home, menulis kembali akhirnya dan masih dengan tema yang sama, tentang grafik
Well, di postingan lalu sudah dijelaskan tentang vektor dan bitmap, perbedaannya juga sudah dijelaskan, tetapi terkadang format-format itu ngak bisa merepresenatsikan apa yang kita inginkan, oleh karena itu kita perlu melakukan perubahan (konversi) pada kedua jenis tersebut, so yang akan dibahas kali ini ya alasan, cara, dan apa akibatnya jika melakukan konversi, so check this out
Menurut penelusuran jaring laba-laba dunia maya, saya menggaris bawahi beberapa alasan yang paling sering digunakan oleh user mengapa mereka mengkonversikannya yaitu “perbaikan”, tapi! terkadang alasan user terkadang keliru dan menunjukan bahwa mereka kurang memahami konsep vektor dan bitmap, so saya akan coba beberapa alasan kita melakukan konversi menurut versi saya :
Bitmap to vektor
- Perbaikan bentuk hasil bitmap yang kurang baik
- Pembuatan line untuk keperluan editing
- Mencoba mempertegas sebuah gambar yang kualitasnya line nya pecah karena berformat bitmap / hasil perbesaran dari gambar lain
Vektor to Bitmap
- Tidak bisanya vektor melakukan gradasi warna sebaik bitmap
- Tidak adanya dukungan sebuah “software/engine/bahasa pemrograman” membaca tipe gambar tersebut.
- etc
Tanya : Sekarang saya udah tahu alasan mengapa saya perlu merubahnya, so how to convert nya bang?
Sesuai pepatah “banyak jalan menuju Roma” begitu pula untuk melakukan konversi, banyak banget cara untuk melakukan konversi, melakukan konversi dari bitmap ke vektor biasa kita sebut “tracing” sedangkan vektor ke bitmap saya lebih suka menyebutnya “rusting“, kita dapat melakukannya baik menggunakan “program instant” atau bisa juga “manual convertion” atau bahkan kini ada website penyedia jasa konversi untuk masalah ini.
Saya bahas mulai dari konversi bitmap menuju vektor atau biasa disebut tracing
Vektor to Bitmap :
1st solution (manual tracing) :
- Gunakan Inkscape / coreldraw / GIMP (GIMP bisa loh)
- Lakukan penggarisan ulang dengan menggunakan tools “pen” or etc tergantung program, kalau di GIMP, nanti hasil seleksi di pilih “trace”
- Simpan formatnya sesuai keinginan
2nd solution (instant program) :
- Credit by edyspatric using coreldraw
- Pilih “Bitmaps” pada menubar, lalu pilih Trace Bitmap
- Pilih salah satu tipe pada pilihan type
- Atur sesuai settingannya
- Simpan
3th solution (Online) :
- Silahkan dikunjungi website VectorMagic nya (credit by : mtamim)
Bitmap to Vector :
1st solution :
- Buka program pengolahan gambar vektor
- Save as sebagai file bitmap, misal simpan dalam ekstensi JPG, JPEG, BMP, GIF, TIF, TIFF, PCX, atau PNG
Oke sekian dulu postingan kali ini, semoga bermanfaat, bagi yang belum paham sok aja contac contac, bisa sharing-sharing
Salam hangat,
greenbel
admin satu-satunya








itu kagak terbalik apa, bitmap ke vektor ama vektor ke bitmapnya.
ngasih judul kotaknya terbalik lu, yang atas bitmap to vektor yang bawah vektor to bitmap.
thanks sharenya.
Thanks masukannya mbak nothingwrongwithmylongblackhair, akan saya perbaiki
Pingback: Konversi Bitmap ke Vektor dan Vektor ke Bitmap « Nothingwrongwithmylongblackhair
Pingback: Kerja Konversi Vektor ke Bitmap dan Sebaliknya « Zoratheboy's Blog
mengapa sampai terjadi pemanasan global..? dan apa alasanya..?
ngak salah topik kah?